ARI JULIANTO Network www.arijulianto.com

Oleh | Bahasa Indonesia | | Dibaca 2.289 kali | 1 komentar

A. Mengidentifikasi Ciri-ciri Teks Berpola Induktif

Sebuah teks terdiri dari beberapa paragraf. Dengan demikian, mengidentifikasi ciri-ciri teks yang berpola induktif mengarah pada upaya menemukan ciri pembeda antara teks berpola induktif dan teks yang berpola selain induktif (deduktif dan campuran). Dalam kenyataannya, hampir tidak ada teks yang terdiri dari dua paragraf atau lebih yang hanya berisi paragraf induktif saja atau deduktif saja. Umumnya, teks itu berisi dua atau lebih pola paragraf.

Untuk mengidentifikasi teks berpola induktif, ciri-ciri berikut dapat menuntunmu mengenal lebih jauh jenis teks berpola induktif tersebut.

Ciri-ciri teks berpola induktif:

  1. Simpulan atau pernyataan umum terdapat di akhir setiap paragraf;
  2. Selain terdapat di setiap akhir paragraf, simpulan juga dirumuskan dalam sebuah paragraf yang diletakkan di akhir teks (simpulan umum);
  3. Contoh, ilustrasi, kasus, atau uraian khusus disajikan lebih dulu sebelum ditampilkannya pernyataan umum atau simpulan.

B. Mengidentifikasi Ciri Paragraf Persuasi

Paragraf persuasi merupakan salah satu jenis paragraf yang sering digunakan penulis untuk memengaruhi pembaca. Oleh karena itu, target akhir penggunaan paragraf persuasi ialah pembaca menerima pendapat, tawaran, atau ajakan serta mengikutinya sesuai dengan harapan penulis.

Paragraf persuasi atau cara-cara persuasif biasanya digunakan untuk propaganda, kampanye, dan kegiatan persuasif sejenisnya. Teknik-teknik yang lazim digunakan dalam paragraf atau cara-cara persuasif ialah rasionalisasi, identifikasi, sugesti, konfirmatori, dan kompensasi.

Antara paragraf persuasi dan argumentasi sering dikacaukan perbedaannya. Untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai dua jenis paragraf yang cenderung mirip itu, perhatikan perbandingan dua jenis paragraf tersebut di bawah ini!