ARI JULIANTO Network www.arijulianto.com

Kumpulan Artikel ARI JULIANTO Network

Oleh | Bahasa Indonesia | Dibuat pada | 0 komentar

Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya bisa dalam berbagai jenis. Cerita pendek berasal dari anekdot, sebuah situasi yang digambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dengan parallel pada tradisi penceritaan lisan. Dengan munculnya novel yang realistis, cerita pendek berkembang sebagai sebuah miniatur, dengan contoh-contoh dalam cerita-cerita...

Oleh | Matematika | Dibuat pada | 0 komentar

Besaran pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Macam-macam besaran pokok: Panjang Satuan panjang adalah "meter". Definisi baru satuan "meter" : "satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon." Massa Satuan massa adalah "kilogram" (disingkat kg) Definisi : adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan di lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1, 1899) Waktu Satuan waktu adalah "sekon" (disingkat s) (detik) Definisi : adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi...

Oleh | Bahasa Indonesia | Dibuat pada | 1 komentar

Gagasan Utama Gagasan utama adalah hal di bahas atau diungkapkan dalam bacaan. Gagasan diungkapkan dengan kata atau frase.letak gagasan utama di awal paragraf (Deduktif), diakhir kalimat (Induktif), atau di awal dan diakhir (Deduktif-Induktif). Dalam paragraf berjenis narasi dari deskripsi utama dapat tersebar di seluruh kalimat. Contoh 1 : Pemakiaan bahasa Indonesia di seluruh Indonesia dewasa ini belum dapat dikatakan seragam.perbedaan dalam struktur kalimat, lagu kalimat, dan ucapan terlihat dengan mudah. Pemakiaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sering dikalahkan oleh bahasa daerah. Di lingkungan persuratkabaran, radio, dan televisi sudah terjaga dengan baik. Para pemuka kitapun pada umumnya belum memperlihatkan penggunaan bahasa Indonesia...

Oleh | Bahasa Indonesia | Dibuat pada | 5 komentar

Untuk menemukan hubungan makna dalam kalimat atau paragraf, anda harus menemukan kata-kata berikut sebagai penanda hubungan yaitu: Penanda hubungan pertentangan : namun, tetapi, sedangkan, melainkan, walaupun begitu, kendati, kendatipun demikian, akan tetapi, sekalipun, sungguhpun, walau, dan padahal. Penanda hubungan perbandingan : daripada, seperti, sebagaimana, bagai, seakan-akan, seolah-olah, seumpama, serasa, sama halnya, dan berbeda dengan.

Oleh | Bahasa Indonesia | Dibuat pada | 0 komentar

Meluas / Generalisasi Makna kata sekarang lebih luas dari makna asalnya Contoh : petani, peternak, berlayar, ibu, bapak, saudara, dan sebagainya. Menyempit / Spesialisasi Makna kata sekarang lebih sempit daripada makna asalnya Contoh : pendeta, sarjana, sastra, pembantu, dan sebagainya Amelioratif Makna kata sekarang lebih baik daripada makna kata asalnya Contoh : wanita, pramuniaga, warakawuri, rombongan, dan sebagainya. Peyoratif Makna sekarang lebih jelek daripada makna kata asalnya Contoh : perempuan, gerombolan, oknum, kawin, tewas, dan sebagainya. Sinestesia Perubahan makna kata yang terjadi akibat pertukaran tanggapan dua indera yang berbeda Contoh : suaranya sedap didengar kata-katanya indah benar komposisi warnanya enak dilihat...